Arsip Tag: calon presiden 2024

AMIN Dapat Nomor Urut 1, Anies: Insyaallah Jadi Urutan Kemenangan

Nomor Urut 1 – Setelah penetapan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) di Pilpres 2024, Anies Baswedan mempersilakan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk berpidato. Anies mengatakan bahwa hal tersebut merupakan simbol bahwa dirinya dan Cak Imin merupakan pasangan yang saling melengkapi.

“Ini sebuah pesan kepada semua bahwa kami pasangan dwitunggal, saling melengkapi, dan bisa saling mengisi,” kata Anies di Kantor KPU, Jakarta, Senin (14/11/2023).

Anies mengatakan bahwa dirinya dan Cak Imin memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Indonesia. Ia juga mengatakan bahwa Cak Imin merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan kompetensi yang mumpuni untuk menjadi wakil presiden.

“Kami yakin bahwa Pak Cak Imin akan menjadi wakil presiden yang amanah dan mampu mendampingi saya dalam menjalankan pemerintahan,” kata Anies.

Cak Imin menyampaikan terima kasih kepada Anies Baswedan yang telah mempersilakan dirinya untuk berpidato. Ia juga mengatakan bahwa dirinya akan bekerja keras untuk mendukung Anies Baswedan dalam mewujudkan visi dan misinya untuk membangun Indonesia.

“Saya akan bekerja keras untuk mendukung Pak Anies dalam membangun Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” kata Cak Imin.

Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian nomor urut 1 Pilpres 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 14 November 2023. Pasangan ini mendapatkan 22,48% suara dalam pengambilan nomor urut, diikuti oleh pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan 21,18% suara, dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 19,94% suara.

Perolehan nomor urut 1 ini disambut baik oleh pasangan Anies-Muhaimin. Mereka mengatakan bahwa nomor urut 1 merupakan simbol dari harapan dan kepercayaan rakyat.

Kapten Timnas Pemenangan Mudah-mudahan Pertanda Baik

Penunjukan Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus sebagai kapten Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN) bisa menjadi pertanda baik bagi pasangan ini.

Marsekal Syaugi merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan kompetensi yang mumpuni di bidang militer dan politik. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dan juga pernah menjadi anggota DPR RI.

Marsekal Syaugi juga dikenal sebagai sosok yang tegas dan berintegritas. Ia juga memiliki jaringan yang luas di kalangan TNI dan masyarakat.

Penunjukan Marsekal Syaugi sebagai kapten Timnas AMIN bisa menjadi sinyal bahwa pasangan ini serius dalam memenangkan Pilpres 2024. Ia diharapkan bisa memimpin tim pemenangan dengan baik dan mampu memenangkan pasangan Anies-Muhaimin.

Namun, tentu saja, penunjukan Marsekal Syaugi bukanlah jaminan bahwa pasangan Anies-Muhaimin akan menang di Pilpres 2024. Masih banyak faktor lain yang bisa menentukan hasil pemilu, seperti kondisi ekonomi, situasi politik, dan juga faktor kejutan.

Meskipun demikian, penunjukan Marsekal Syaugi bisa menjadi langkah awal yang baik bagi pasangan Anies-Muhaimin untuk memenangkan Pilpres 2024.

Baca Juga : Anies Umumkan Timnas Pemenangan Pemilu 2024

Nomor Urut Capres-Cawapres di Pilpres 2024

Nomor urut pasangan capres-cawapres Pilpres 2024 telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 14 November 2023. Hasilnya, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan nomor urut 1, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan nomor urut 2, dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapatkan nomor urut 3.

Perolehan nomor urut ini disambut baik oleh ketiga pasangan capres-cawapres. Mereka mengatakan bahwa nomor urut tersebut merupakan tantangan bagi mereka untuk bekerja lebih keras lagi dalam memenangkan Pilpres 2024.

Berikut adalah daftar nomor urut pasangan capres-cawapres Pilpres 2024:

  • Nomor urut 1: Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
  • Nomor urut 2: Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
  • Nomor urut 3: Ganjar Pranowo-Mahfud MD

Nomor urut ini akan digunakan oleh masing-masing paslon di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024.

Pasangan Anies-Muhaimin diusung oleh koalisi Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pasangan Prabowo-Gibran diusung oleh koalisi Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang. Pasangan Ganjar-Mahfud diusung oleh koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Penetapan ketiga pasangan capres-cawapres ini merupakan langkah awal bagi mereka untuk mempersiapkan diri menghadapi Pilpres 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024.

Ganjar Komitmen Sediakan Pupuk Murah dan Berkualitas Untuk Petani

Pupuk Murah – Calon presiden Ganjar Pranowo berkomitmen untuk menyediakan pupuk murah yang berkualitas dan mudah didapatkan petani. Hal ini disampaikan oleh Ganjar dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam kampanyenya.

Ganjar mengatakan bahwa pupuk murah merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan pupuk yang berkualitas dan mudah didapatkan, petani dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka.

Ganjar juga mengatakan bahwa pupuk murah harus terjangkau oleh semua petani, terutama petani kecil dan menengah.

Mewujudkan Komitmen Ganjar Sediakan Pupuh Murah dan Berkualitas

Untuk mewujudkan komitmennya, Ganjar akan melakukan beberapa hal, antara lain:

  • Meningkatkan produksi pupuk dalam negeri

Ganjar akan mendorong peningkatan produksi pupuk murah dalam negeri, baik pupuk anorganik maupun pupuk organik. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pupuk.

  • Meningkatkan distribusi pupuk

Ganjar akan meningkatkan distribusi pupuk murah ke berbagai daerah, terutama daerah terpencil. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua petani dapat mengakses pupuk murah dengan mudah.

  • Meningkatkan subsidi pupuk

Ganjar akan meningkatkan subsidi pupuk murah untuk petani kecil dan menengah. Hal ini dilakukan untuk membuat pupuk lebih terjangkau bagi petani.

Ganjar berharap bahwa dengan komitmennya tersebut, petani dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan mereka.

Komitmen Ganjar untuk Menyediakan pupuk murah yang Berkualitas

Berikut ini adalah beberapa penjelasan lebih lanjut tentang komitmen Ganjar untuk menyediakan pupuk murah yang berkualitas dan mudah didapatkan petani:

Meningkatkan produksi pupuk dalam negeri

Ganjar akan mendorong peningkatan produksi pupuk murah dalam negeri dengan berbagai cara, antara lain:

  • Meningkatkan investasi di sektor pupuk
  • Meningkatkan penelitian dan pengembangan (litbang) pupuk
  • Meningkatkan kerja sama dengan negara-negara produsen pupuk

Meningkatkan distribusi pupuk

Ganjar akan meningkatkan distribusi pupuk ke berbagai daerah, terutama daerah terpencil, dengan berbagai cara, antara lain:

  • Membangun infrastruktur distribusi pupuk
  • Meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah
  • Meningkatkan peran penyuluh pertanian

Meningkatkan subsidi pupuk

Ganjar akan meningkatkan subsidi pupuk untuk petani kecil dan menengah dengan berbagai cara, antara lain:

  • Meningkatkan anggaran subsidi pupuk
  • Meningkatkan efisiensi penyaluran subsidi pupuk
  • Meningkatkan transparansi penyaluran subsidi pupuk

Baca Juga : Media Asing Sorot Pilpres RI, Siapa yang Lebih Unggul?

Komitmen Ganjar untuk menyediakan pupuk yang berkualitas dan mudah didapatkan petani merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Dorong Peningkatan Pariwisata Indonesia

Calon presiden Ganjar Pranowo menyoroti peran penting infrastruktur dan keunikan kebudayaan dalam mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia.

Peran penting infrastruktur

Infrastruktur merupakan faktor penting untuk menarik wisatawan ke suatu daerah. Infrastruktur yang memadai, seperti jalan, bandara, dan hotel, akan memudahkan wisatawan untuk berwisata.

Ganjar mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi pariwisata yang besar, baik dari segi alam, budaya, maupun sejarah. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya tergali karena kurangnya infrastruktur yang memadai.

Untuk mengembangkan sektor pariwisata, Ganjar akan mendorong pembangunan infrastruktur yang memadai di berbagai daerah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan wisatawan untuk berwisata dan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di Indonesia.

Keunikan kebudayaan setiap daerah

Keunikan kebudayaan setiap daerah merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Kebudayaan yang beragam dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan.

Ganjar mengatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Kekayaan budaya tersebut harus dilestarikan dan dipromosikan untuk menarik wisatawan.

Untuk mengembangkan sektor pariwisata, Ganjar akan mendorong pelestarian dan promosi kebudayaan di berbagai daerah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa program yang akan dilakukan Ganjar untuk mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia:

  • Pembangunan infrastruktur pariwisata

Ganjar akan mendorong pembangunan infrastruktur pariwisata, seperti jalan, bandara, dan hotel, di berbagai daerah.

  • Pelestarian dan promosi kebudayaan

Ganjar akan mendorong pelestarian dan promosi kebudayaan di berbagai daerah.

  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia

Ganjar akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata, seperti pemandu wisata dan pelaku usaha pariwisata.

Ganjar berharap bahwa dengan program-program tersebut, sektor pariwisata di Indonesia dapat berkembang pesat dan dapat menjadi salah satu sumber devisa utama negara.

Baca Juga : Prabowo dan Gibran Punya Kompetensi Dalam Memajukan Indonesia

Perhatian Terhadap Infrastruktur

Data terbaru yang menunjukkan bahwa peningkatan pesat jumlah penerbangan, bahkan juga melebihi pada angka sebelum pandemi. Hal ini karena menunjukkan potensi yang besar, namun menuntut perhatian pada infrastruktur.

Potensi yang besar

Peningkatan jumlah penerbangan menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk bepergian meningkat. Hal ini dapat menjadi peluang bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Peningkatan jumlah penerbangan juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi hub penerbangan di kawasan Asia Tenggara.

Perhatian terhadap infrastruktur

Peningkatan jumlah penerbangan juga menuntut perhatian terhadap infrastruktur. Infrastruktur yang memadai, seperti bandara, jalan, dan jaringan telekomunikasi, diperlukan untuk mendukung pertumbuhan sektor penerbangan.

Pemerintah perlu meningkatkan kapasitas bandara-bandara di Indonesia, terutama di bandara-bandara yang melayani penerbangan internasional. Pemerintah juga perlu meningkatkan kualitas jalan dan jaringan telekomunikasi untuk mendukung konektivitas antardaerah.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan pemerintah untuk mendukung pertumbuhan sektor penerbangan:

  • Meningkatkan kapasitas bandara

Pemerintah perlu meningkatkan kapasitas bandara-bandara di Indonesia, terutama di bandara-bandara yang melayani penerbangan internasional. Hal ini dapat dilakukan dengan membangun terminal baru, memperluas landasan pacu, dan meningkatkan fasilitas pendukung lainnya.

  • Meningkatkan kualitas jalan dan jaringan telekomunikasi

Pemerintah perlu meningkatkan kualitas jalan dan jaringan telekomunikasi untuk mendukung konektivitas antardaerah. Hal ini dapat dilakukan dengan membangun jalan tol, meningkatkan kualitas jalan non-tol, dan mengembangkan jaringan 5G.

  • Meningkatkan promosi pariwisata

Pemerintah perlu meningkatkan promosi pariwisata untuk menarik wisatawan mancanegara. Hal ini dapat dilakukan dengan mempromosikan berbagai destinasi wisata di Indonesia.

Dengan memperhatikan infrastruktur dan promosi, pemerintah dapat mendukung pertumbuhan sektor penerbangan dan menjadikan Indonesia sebagai hub penerbangan di kawasan Asia Tenggara.

Source : Berita Calon Presiden 2024

Gibran Terang-terangan Diminta Jadi Cawapres Prabowo

Calonpresiden2024.com, Gibran Terang-terangan Diminta Jadi Cawapres Prabowo – Pada tanggal 9 Oktober 2023, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali diminta oleh Prabowo Subianto untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal ini diungkapkan Gibran saat ditanya wartawan di Balai Kota Solo. “Semua orang kan sudah tahu. Beliau (Prabowo) sudah minta berkali-kali (jadi bacawapres),” kata Gibran.

Gibran Rakabuming Raka pun mengaku telah menyampaikan kepada Prabowo bahwa usianya belum cukup untuk menjadi cawapres. Menurut ketentuan Pasal 7 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, calon presiden dan calon wakil presiden harus berusia sekurang-kurangnya 35 tahun pada saat pemilihan. Gibran saat ini baru berusia 33 tahun.

“Umurnya tidak cukup. Kan tidak cukup,” ujar Gibran.

Meskipun usianya belum cukup, Gibran tidak menutup kemungkinan untuk maju sebagai cawapres pada Pilpres 2024. Namun, ia mengatakan bahwa hal itu masih perlu didiskusikan dengan keluarga dan partainya, PDI Perjuangan.

Baca Juga :Ini Alasan Demokrat Dukung Prabowo Subianto Jadi Capres 2024 

“Nanti kalau sudah cukup, baru bisa. Kalau belum cukup, ya tidak bisa,” kata Gibran.

Tawaran Prabowo kepada Gibran untuk menjadi cawapres merupakan salah satu upaya Prabowo untuk menggaet suara pemilih muda. Gibran merupakan salah satu tokoh muda yang populer di Indonesia, terutama di kalangan milenial.

Selain Gibran Rakabuming Raka, Prabowo juga diketahui telah menawarkan posisi cawapres kepada sejumlah tokoh muda lainnya, seperti Erick Thohir dan Sandiaga Uno.

Tawaran Prabowo kepada Gibran untuk menjadi cawapres menjadi salah satu isu politik yang menarik perhatian publik. Tawaran ini dianggap sebagai langkah Prabowo untuk menggaet suara pemilih muda, yang merupakan salah satu kelompok pemilih terbesar di Indonesia.

Gibran merupakan salah satu tokoh muda yang populer di Indonesia, terutama di kalangan milenial. Ia adalah putra dari presiden ke-6 Indonesia, Joko Widodo, dan memiliki latar belakang bisnis yang sukses. Gibran juga dikenal sebagai sosok yang aktif di media sosial dan memiliki banyak pengikut.

Tawaran Prabowo kepada Gibran mendapat tanggapan yang beragam dari publik. Ada yang mendukung tawaran tersebut, dengan alasan bahwa Gibran memiliki potensi untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Namun, ada pula yang menolak tawaran tersebut, dengan alasan bahwa Gibran masih terlalu muda dan belum memiliki pengalaman yang cukup untuk menjadi cawapres.

Hingga saat ini, Gibran masih belum memberikan jawaban pasti apakah ia akan menerima tawaran Prabowo untuk menjadi cawapres. Gibran mengatakan bahwa hal itu masih perlu didiskusikan dengan keluarga dan partainya.

Baca Juga : Tanggapan Kaesang Soal Dukungan Capres 2024

Berikut adalah beberapa kemungkinan dampak dari tawaran Prabowo kepada Gibran untuk menjadi cawapres:

  • Tawaran ini dapat meningkatkan popularitas Prabowo di kalangan pemilih muda.
  • Tawaran ini dapat membuat PDI Perjuangan mempertimbangkan untuk mengusung Gibran sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.
  • Tawaran ini dapat memicu persaingan yang lebih ketat antara Prabowo dan Ganjar Pranowo untuk memperebutkan suara pemilih muda.

Tawaran Prabowo kepada Gibran untuk menjadi cawapres merupakan salah satu dinamika politik yang menarik untuk disimak. Tawaran ini dapat berdampak signifikan pada peta politik Indonesia menjelang Pilpres 2024

Tanggapan Kaesang Soal Dukungan Capres 2024

Calonpresiden2024.comKaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), masih belum menentukan dukungannya untuk calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Ia mengatakan bahwa akan menunggu arahan dari “lurah”nya sebelum menentukan dukungan capres.

Dalam konferensi pers di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023), Kaesang mengatakan bahwa ia akan membuka diri untuk mendukung tiga capres yang akan maju di Pilpres 2024, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Namun, ia menegaskan bahwa keputusannya akan menunggu arahan dari “lurah”nya.

“Jangan kesusu, itu pesan dari lurah saya. Lurah saya ini di Jakarta, jangan salah sangka loh,” kata Kaesang disambut gelak tawa dan tepuk tangan para peserta yang hadir.

Kaesang tidak menjelaskan siapa yang dimaksud dengan “lurah”nya. Namun, banyak yang menduga bahwa “lurah” tersebut adalah Presiden Joko Widodo, ayah Kaesang.

Keputusan Kaesang untuk menunggu arahan dari “lurah”nya menuai berbagai komentar dari warganet. Ada yang mendukung keputusan tersebut, ada juga yang mengkritiknya.

Bagi yang mendukung, mereka menilai bahwa keputusan Kaesang untuk menunggu arahan dari “lurah”nya menunjukkan bahwa ia merupakan sosok yang patuh kepada orang tua. Mereka juga menilai bahwa keputusan tersebut menunjukkan bahwa Kaesang masih mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan dukungan capres.

Baca Juga : Ini Alasan Demokrat Dukung Prabowo Subianto Jadi Capres 2024

Sementara itu, bagi yang mengkritik, mereka menilai bahwa keputusan Kaesang tersebut menunjukkan bahwa ia masih belum bisa mandiri dan masih bergantung kepada orang tua. Mereka juga menilai bahwa keputusan tersebut menunjukkan bahwa Kaesang tidak memiliki sikap politik yang jelas.

Arahan “lurah” Kaesang Pangarep untuk tidak terburu-buru dalam menentukan dukungan capres di Pilpres 2024 dapat diartikan sebagai pesan untuk tetap mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan. Faktor-faktor tersebut dapat berupa visi dan misi capres, track record, dan popularitas.

Kaesang juga mengatakan bahwa ia akan terbuka untuk mendukung tiga capres yang akan maju di Pilpres 2024, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan bahwa Kaesang masih belum memiliki pilihan yang pasti.

Kaesang juga tidak menjelaskan siapa yang dimaksud dengan “lurah”nya. Namun, banyak yang menduga bahwa “lurah” tersebut adalah Presiden Joko Widodo, ayah Kaesang. Jika benar demikian, maka arahan “lurah” Kaesang dapat diartikan sebagai pesan dari Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo sendiri diketahui tidak memiliki capres yang didukungnya di Pilpres 2024. Ia mengatakan bahwa akan mendukung capres yang terpilih secara demokratis.

Dengan demikian, arahan “lurah” Kaesang Pangarep dapat diartikan sebagai pesan untuk tetap mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan dukungan capres di Pilpres 2024. Arahan tersebut juga dapat diartikan sebagai pesan untuk tetap menjaga netralitas dan mengikuti hasil pemilihan secara demokratis.

Kemungkinan dukungan Kaesang Pangarep untuk capres

Meskipun Kaesang Pangarep masih belum menentukan dukungannya untuk capres di Pilpres 2024, namun ada beberapa kemungkinan yang dapat terjadi.

Kemungkinan pertama adalah Kaesang Pangarep akan mendukung salah satu dari tiga capres yang disebutkannya, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, atau Prabowo Subianto. Kemungkinan ini dapat terjadi jika Kaesang Pangarep merasa bahwa salah satu dari ketiga capres tersebut memiliki visi dan misi yang sejalan dengan PSI.

Baca Juga : Anies Bicara Soal Nasib IKN Jika Menang Pilpres 2024

Kemungkinan kedua adalah Kaesang Pangarep akan mendukung capres yang tidak disebutkannya. Kemungkinan ini dapat terjadi jika Kaesang Pangarep merasa bahwa ada capres lain yang lebih layak untuk didukung.

Kemungkinan ketiga adalah Kaesang Pangarep tidak akan mendukung capres manapun. Kemungkinan ini dapat terjadi jika Kaesang Pangarep merasa bahwa tidak ada capres yang layak untuk didukung.

Kemungkinan mana yang akan terjadi masih belum dapat dipastikan. Namun, Kaesang Pangarep telah menegaskan bahwa ia akan mengumumkan dukungannya untuk capres di Pilpres 2024 pada waktu yang tepat.

Janji Ganjar Pranowo Bakal Lanjutkan Pembangunan Era Jokowi

Calonpresiden2024.com, Ganjar Pranowo Bakal Lanjutkan Pembangunan Era Jokowi – Berdasarkan pernyataan Ganjar Pranowo, ia akan melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ganjar Pranowo mengatakan, pembangunan yang telah dilakukan oleh Jokowi merupakan fondasi untuk memajukan ekonomi Indonesia. Ganjar melanjutkan, bahwa berbagai program yang telah dibangun Jokowi harus dilanjutkan.

Pembangunan Jokowi adalah langkah awal untuk terciptanya kemajuan ekonomi Indonesia. Oleh sebab itu, Ganjar menyebut dirinya harus menjaga pembangunan tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, Ganjar telah menyebutkan beberapa program pembangunan yang akan ia lanjutkan, antara lain:

  • Pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, jembatan, dan pelabuhan.
  • Pembangunan sumber daya manusia, seperti pendidikan dan pelatihan kerja.
  • Pembangunan ekonomi, seperti industri dan pariwisata.
  • Pembangunan pertanian dan kelautan.
  • Pembangunan sosial dan budaya.

Ganjar mengatakan, ia akan melanjutkan pembangunan tersebut dengan cara yang lebih efisien dan efektif. Ia juga akan fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga : Relawan Rajawali 08 Dukung Prabowo Subianto Capres 2024

Janji Ganjar Pranowo untuk melanjutkan pembangunan era Jokowi mendapat respon positif dari berbagai kalangan. Namun, ada pula yang mempertanyakan apakah Ganjar mampu melanjutkan pembangunan tersebut secara efektif.

Terlepas dari pro dan kontra tersebut, janji Ganjar untuk melanjutkan pembangunan era Jokowi merupakan salah satu faktor yang menjadi daya tarik baginya untuk menjadi presiden.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Ganjar Pranowo akan melanjutkan pembangunan era Jokowi. Namun, ia akan melanjutkan pembangunan tersebut dengan cara yang lebih efisien dan efektif. Ia juga akan fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Tentu. Berikut adalah beberapa hal tambahan yang dapat dilakukan Ganjar Pranowo untuk melanjutkan pembangunan era Jokowi:

Memperhatikan aspek lingkungan dalam pembangunan.

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Jokowi telah berdampak positif bagi Indonesia. Namun, pembangunan tersebut juga menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran udara dan air. Ganjar Pranowo perlu memperhatikan aspek lingkungan dalam pembangunan agar dampak negatif tersebut dapat dikurangi.

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pembangunan infrastruktur dan pembangunan di sektor lain tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Ganjar Pranowo perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama di bidang pendidikan dan keterampilan.

Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan.

Pembangunan infrastruktur dan pembangunan di sektor lain membutuhkan anggaran yang besar. Ganjar Pranowo perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan agar anggaran tersebut dapat digunakan secara efektif dan efisien.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Ganjar Pranowo dapat melanjutkan pembangunan era Jokowi dengan lebih adil, berkelanjutan, dan efektif.

Berikut adalah beberapa contoh konkret yang dapat dilakukan Ganjar Pranowo untuk melanjutkan pembangunan era Jokowi:

  • Melengkapi pembangunan infrastruktur yang telah dimulai oleh Jokowi, seperti pembangunan jalan tol Trans-Jawa dan Trans-Sumatera.
  • Meningkatkan kualitas infrastruktur yang telah dibangun, seperti dengan meningkatkan kualitas jalan tol dan bandara.
  • Menyatukan pembangunan infrastruktur dengan pembangunan di sektor lain, seperti dengan membangun infrastruktur transportasi yang terintegrasi dengan pembangunan ekonomi.
  • Meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan, seperti dengan membentuk tim kerja bersama.
  • Memperhatikan aspek lingkungan dalam pembangunan, seperti dengan menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, seperti dengan memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi.
  • Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan, seperti dengan membuka data pembangunan kepada publik.

Tentu saja, hal-hal tersebut hanyalah contoh-contoh saja. Ganjar Pranowo perlu memiliki strategi yang jelas dan terukur untuk melanjutkan pembangunan era Jokowi.

Relawan Indonesia Kuat Deklarasi Dukung Prabowo Capres 2024

Calonpresiden2024.com – Barisan Relawan Indonesia Kuat (BRIK) mendeklarasikan dukungan untuk bakal calon presiden dari Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Deklarasi dilaksanakan di di Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Jakarta Barat pada hari ini, Rabu (19/7).

“Kami hadir di sini untuk menyatakan dukungan kami kepada Bapak Haji Prabowo Subianto,” kata Ketua Umum BRIK Restianti mengutip Antara.

BRIK mensupport Prabowo Subianto sebab yakin Ketua Biasa Partai Gerindra itu cakap membangkitkan ekonomi Indonesia.

Baca Juga : Gerindra Ungkap Prabowo Selalu Semringah Usai Bertemui Jokowi di Istana

Kecuali itu, BRIK juga yakin Prabowo bakal melanjutkan program pembangunan yang sudah dilaksanakan Presiden Joko Widodo.

“Bahwa dengan integritas dan kapabilitas Bapak Haji Prabowo Subianto, Indonesia akan menjadi negara yang adil dan makmur. Itulah keyakinan kami terhadap kepemimpinan Bapak Haji Prabowo Subianto,” ujarnya.

Restianti mengatakan BRIK siap berprofesi dengan regu yang telah terwujud di berjenis-jenis provinsi di Tanah Air guna memenangkan Prabowo.

Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08 Haris Rusly Moti menyambut deklarasi hal yang demikian. Ia berbangga sebab kian banyak relawan yang menyuarakan dukungan.

“Kami berharap dari Rumah Besar Relawan Prabowo 08 dukungan ini terus mengalir, dari berbagai macam masyarakat, apakah emak-emak para petani, UMKM, ibu-ibu, kaum milenial, dan para rohaniwan,” kata dia.

Ia lalu mengingatkan kembali pesan Prabowo untuk kader dan relawan dalam kampanye menuju Pilpres 2024. Prabowo, kata ia, minta supaya kampanye dilaksanakan dengan sistem santun dan tentram.

“Supaya mengedepankan kampanye yang lebih simpatik, lebih santun, lebih damai, lebih menyentuh hati dari masyarakat untuk memilih Pak Prabowo pada tahun 2024,” kata Haris.

Ketika ini, Gerindra berkoalisi dengan PKB memasuki Pilpres 2024. Akan tapi, belum ada cawapres yang diatur untuk mengantar Prabowo.

KPU juga baru membuka registrasi pada 19 Oktober 2023 sampai 25 November 2023.

Baca Juga : Pemilu 2024 Belum Jelas, Apakah Picu Turunnya DPT di Luar Negeri?

Gerindra Ungkap Prabowo Selalu Semringah Usai Bertemui Jokowi di Istana

Calonpresiden2024.com – Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut Prabowo Subianto senantiasa semringah saat ditanya isi pertemuannya dengan Presiden Jokowi di Istana.

“Setiap kali saya tanya, ‘bicara politik enggak, Pak?, ‘pengen tahu saja lu’ nadanya semringah,” kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/7).

Muzani mengatakan pertemuan Prabowo Subianto dan Jokowi kerap kali membahas situasi sulit pertahanan ketika berjumpa empat mata.

Tetapi dia tidak menampik bahwa mereka juga mendiskusikan politik lantaran Prabowo yakni bakal calon presiden.

Baca Juga : Pemilu 2024 Belum Jelas, Apakah Picu Turunnya DPT di Luar Negeri?

“Pak Prabowo beberapa kali saya tanya, kemudian ya beliau ngomong santai saja, ‘lu mau tahu saja bicara politik’, gitu-gitu. Tapi dari nada ngomongnya begitu sumringah Pak Prabowo,” kata Muzani

Muzani menyebut Jokowi betul-betul peduli kepada keamanan regional, kecakapan, serta tenaga pertahanan Indonesia. Dengan demikian, wajar menurutnya kalau Jokowi kerap kali memanggil Prabowo selaku Menteri Pertahanan RI.

Jokowi dan Prabowo akhir-akhir ini menurutnya juga kerap kali membicarakan keadaan sulit di Papua.

“Itulah yang menyebabkan intensitas Pak Prabowo agak sering bertemu dengan Presiden Joko Widodo,” ujar Muzani.

Presiden Jokowi kerap kali memanggil Prabowo Subianto semenjak Juni lalu. Setidaknya mereka berjumpa empat mata seminggu sekali.

Pertemuan dikerjakan pada 18 Juni, 26 Juni dan 10 Juli. Berakhir pertemuan yang terakhir, Prabowo melaporkan sejumlah hal terhadap Jokowi, termasuk perkembangan industri pertahanan. Salah satu pencapaian yang dilaporkan Prabowo Subianto ialah peningkatan kecakapan produksi pesawat CN235.

Baca Juga : Ganjar Nyapres, Diakah Si Rambut Putih yang Disebut Jokowi?

Menurutnya, Jokowi puas saat tahu PT Dirgantara Indonesia kapabel memproduksi pesawat itu 8 unit setahun dari sebelumnya 2 unit per tahun. Prabowo juga berkata telah ada 100 orderan untuk pesawat CN235.

“(Jokowi) sangat puas, sangat gembira,” ujar Prabowo.

Pemilu 2024 Belum Jelas, Apakah Picu Turunnya DPT di Luar Negeri?

Calonpresiden2024.com – Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kawasan Washington DC, Maryland dan Virginia untuk pemilu presiden 2024 anjlok drastis dibanding pemilu 2019 lalu. Penurunan serupa ditengarai terjadi di negara-negara lain.

Benarkah penurunan minat warga Indonesia untuk meregistrasikan diri guna memberikan bunyi sebab belum adanya calon presiden 2024 resmi?

“Daftar pemilih tetap dalam dan luar negeri adalah 204.807.222. Demikianlah DPT tahun 2024 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum,” kata Betty Epsilon.

Inilah petikan pengumuman KPU perihal Daftar Pemilih Konsisten (DPT) yang ditentukan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT tingkat nasional di gedung KPU, Jakarta, tanggal 2 Juli lalu. Ketua Divisi Data dan Teknologi Isu Betty Epsilon mengatakan dengan 514 kabupaten/kota, 128 negara/perwakilan, 7.277 kecamatan, 83.371 desa dan 3.059 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), Kotak Bunyi Keliling (KSK) dan melalui pos; karenanya sempurna pemilih laki-laki dan perempuan ialah 204.807.222.

Baca Juga : Ganjar Nyapres, Diakah Si Rambut Putih yang Disebut Jokowi?

Jumlah itu telah meliputi DPT pemilih luar negeri di 128 negara/perwakilan yang menempuh 1.750.474. DPT yaitu data warga negara Indonesia yang memenuhi prasyarat untuk memilih.

Khusus di Amerika, sempurna DPT untuk pilpres 2024 menempuh 43.354 atau berarti lebih sedikit dibanding tahun 2019 lalu yang mecapai 45.197.

Penurunan paling besar terjadi di PPLN Washington DC yang mengalami penurunan dari 2.507 pada pilpres 2019, menjadi 1.700 pada pilpres 2024.

Juga di PPLN Chicago, dari 4.250 pada pilpres 2019, menjadi 2.644 pada pilpres 2024; dan PPLN San Francisco dari 7.814 pada pilpres 2019 menjadi 5.459 pada pilpres 2024. Satu-satunya peningkatan signifikan DPT terjadi di PPLN Los Angeles dari 12.984 pada pilpres 2019, menjadi 15.717 pada pilpres 2024.

DPT di Beberapa AS Turun

Ketua PPLN Washington DC Andang Purnama mengatakan sudah mengupayakan pelbagai metode untuk menarik warga Indonesia meregistrasikan diri; bagus melalui pengumuman di laman dan media sosial, membuka pos registrasi di pelbagai acara yang banyak didatangi warga Indonesia, sampai mendatangi rumah-rumah ibadah ketika ada aktivitas dan membuka ruang registrasi daring. Dia memperkirakan belum adanya calon legal sebagai penyebab berkurangnya atensi orang untuk mendaftar menjadi pemilih.

“Ada beberapa faktor, tetapi yang paling utama karena jagoannya belum muncul secara resmi. Jadi belum ada dorongan untuk berjibaku menjadi relawan bagi si A atau si B. Waktu tahun 2019, ketika pendaftaran itu sudah ketahuan capres-capres resminya sehingga sejak awal sudah banyak yang mendaftar dan menjadi relawan mereka,” kata Andang.

Calon presiden untuk jangka waktu 2024-2029 dari PDIP, Ganjar Pranowo menghadiri acara pengesahan rumah pemenangan relawan Ganjar Pranowo di Jakarta, Kamis 1 Juni 2023

Pernyataan Andang tadi dapat jadi benar, mengingat cuma ada satu perwakilan partai yang ikut serta menghadiri penetapan DPT di kantor KBRI Washington DC, ialah Raymond Togas dari Partai Gerindra.

“Saya puas mengikut acara ini karena jadi banyak informasi dan tahu proses pemilihan nanti, ini akan saya laporkan ke pusat dan beritahukan pada pendukung partai dan capres kami,” ujarnya.

Pengamat: Beberapa Warga Merasa Pemilu Tidak Kasih Manfaat

Peneliti senior di Sentra Riset Politik Badan Riset dan Penemuan Nasional BRIN Dr. Firman Noor mengatakan memperhatikan hal serupa terjadi di Swedia dan Inggris.

“Tampaknya ada kekhawatiran dalam masyarakat, tak cuma yang di Amerika tapi juga di sebagian negara lain sebab aku juga memperhatikan hal serupa di Stockholm dan London, masyarakat merasa pemilu tak membawa perubahan politik yang berguna bagi mereka, di sisi lain KPU sampai Bawaslu masih sejuk ayem aja. Ini seluruh tak terlepas dari bagaimana kehidupan politik dikelola selama ini, yang tak melibatkan masyarakat dan membikin mereka tak merasa menjadi komponen dari hal-hal seperti ini. Ini disayangkan sebab pemilu tahun ini terutamanya betul-betul penting, sebab menurut pengamatan aku, bila yang terpilih ialah sosok presiden yang mengizinkan adanya nepotisme, oligarki, karenanya lima tahun ke depan upahnya akan betul-betul luar umum. Ini dapat terjadi sebab pihak inkumben umumnya akan melaksanakan apa saja supaya program-programnya terus berjalan, dan 5-10 tahun ke depan demokrasi kita dapat menjadi lebih bagus atau lebih memalukan,” jelasnya.

Baca Juga : Purnawirawan TNI Polri Deklarasi Dukung Anies Capres 2024

KPU Tetapkan Pasangan Capres/Cawapres pada 25 November

Pemilu 2024 akan berlangsung pada 14 Februari 2024 secara serentak. Dikala itu pemilih yang teregistrasi – selain pemilih di luar negeri – akan mendapatkan lima surat bunyi sekalian, ialah : surat bunyi untuk memilih capres/cawapres, calon member DPR, calon member DPRD provinsi, calon member DPRD kabupaten/kota, dan calon member DPD.

KPU baru akan menentukan pasangan capres/cawapres legal pada 25 November 2023 akan datang

Ganjar Nyapres, Diakah Si Rambut Putih yang Disebut Jokowi?

Calonpresiden2024.com, Ganjar Nyapres – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan Ganjar Pranowo yang saat ini masih menjabat Gubernur Jawa Tengah sebagai calon presiden 2024 pada 21 April 2023.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri resmi melantik Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. Penunjukan itu diumumkan Megawati dalam konferensi pers di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat.

“Pada jam 13.45, dengan mengucapkan bismillahirohmanirohim menetapkan saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” kata Megawati dalam pengumumannya, Jumat, 21 April 2023.

Baca Juga : Gerindra Berharap PAN Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Sosok calon pemimpin berambut putih itu diisyaratkan Jokowi saat menghadiri acara Persatuan Nusantara di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Selatan, November lalu.

Dalam kegiatan yang digelar kelompok relawan itu, Jokowi menilai calon pemimpin berambut putih itu adalah sosok yang benar-benar memikirkan rakyat, bukan sosok berwajah cerah bebas kerut.

“Termasuk juga rambut, karena mikirnya sangat keras untuk rakyat, maka bisa saja rambutnya jadi putih; dan banyak yang rambutnya putih, seperti Hatta Rajasa, Ganjar Pranowo, termasuk Pak Prabowo Subianto, rambutnya juga agak putih, dan lainnya,” kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan.

Profil Ganjar Pranowo

Lahir di Karanganyar pada 28 Oktober 1968, Ghanegar adalah anak kelima dari enam bersaudara. Ganjar adalah anak dari Parmuji Pramudi Wiryo dan Sri Suparmi. Ayah Ganjar, Parmuji Pramudi Wiryo adalah seorang polisi dengan pangkat terakhir Letnan. Sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.

Dilihat dari latar belakang keluarganya, Ganjar nyapres tergolong keluarga miskin. Ia pernah mengungkapkan bahwa ayahnya terlilit hutang dan baru bisa dilunasi ketika keenam anaknya sudah dewasa. Menurut laporan ganjarpranowo.com, dia pernah makan satu butir telur dibagi empat saudaranya yang lain.

Sebelum masuk SD, ada cerita menarik tentang namanya. Saat lahir Ganjar diberi nama Sungkowo atau artinya duka, saat itu ekonomi keluarga sudah terpuruk. Setelah masuk sekolah dasar, orang tuanya mengganti namanya menjadi Ganjar Pranowo yang berarti hati yang cerah. Dari situlah nama Ganjar berubah menjadi Ganjar Pranowo.

Baca Juga : Purnawirawan TNI Polri Deklarasi Dukung Anies Capres 2024

Meski hidup dalam keluarga berpenghasilan menengah, Ganjar mampu melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Hal ini karena pesan ayahnya yang selalu mengutamakan pendidikan anak-anaknya.

Semasa kuliah, kehidupan Ganjar mulai berubah, termasuk bertemu dengan istrinya, Siti Atikoh Supriyanti saat keduanya menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Temanggung. Pertemuan itu terjadi pada 1994.

Kedekatan mereka akhirnya membuat Ganjar menikahi Siti Atikoh pada tahun 1999, padahal keduanya memiliki latar belakang yang berbeda. Saat itu Janjar adalah anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan PDI, sedangkan Siti Atikoh adalah putri tokoh NU asal Purpalingga, Jawa Tengah.

Pada tahun 2003, pernikahan Ganjar Pranowo dan Siti Atiko dikaruniai seorang putra bernama Muhammad Zainuddin Alam Ganjar yang saat ini kuliah di universitas yang sama dengan orang tuanya, yaitu di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM).

Gerindra Berharap PAN Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Calonpresiden2024.com – Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Andre Rosiade berharap Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Pada dua pilpres sebelumnya, PAN berada di koalisi pengusung Prabowo.

Bahkan, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, elite PAN Hatta Rajasa menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo. Andre mengaku tak hanya dapat berharap agar momen kebersamaan dengan PAN bisa terulang lagi di Pilpres 2024.

Baca Juga : Jokowi-Prabowo Kian Intens Bertemu Sinyal Dukungan Capres 2024

“Mudah-mudahan dengan dukungan PAN yang ketiga kalinya di 2024, misi bisa tuntas dengan mengantarkan Pak Prabowo jadi presiden,” ujar Andre usai nonton film berjudul ‘Kejar Mimpi Gaspol’ di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (2/7/2023).

Andre pun mengatakan bahwa kerja sama yang dibangun bersama dengan PAN pada pilpres sebelumnya dapat berjalan dengan sangat baik dan penuh dengan keharmonisan. Sehingga, bukan suati hal yang sulit bagi Gerindra untuk dapat menciptakan sebelum chemistry bersama PAN.

“Harapan kami tentu kita bisa menuntaskan apa yang belum tuntas. Apa yang belum tuntas? Yaitu Pak Prabowo belum jadi presiden,” kata Ketua DPD Gerindra Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu.

Hal ini pun diungkapkan Andre dengan merespons adanya dinamika yang terjadi di PAN. Elite partai politik berlambang matahari itu hingga pada saat ini masih terpecah, ada yang menginginkan PAN dukung Prabowo, lainnya menginginkan satu barisan bersama Ganjar Pranowo.

Baca Juga : Anies Unggah Momen Salaman dengan Pangeran MBS di Makkah

Andre pun mengatakan bahwa itu merupakan dinamika yang wajar terjadi disebuah partai politik ketika ingin mengambil sebuah keputusan yang strategis. Namun, kata dia, Gerindra menghormati segala sikap yang akan diambil oleh PAN ke depannya.